Gereja Michigan AS Ditembaki dan Dibakar, 4 Orang Tewas, 100 Agen FBI Dikerahkan
Senin, 29 September 2025 - 09:20 WIB
Tersangka kemudian melepaskan tembakan dengan senapan serbu. "Menembakkan beberapa peluru ke arah orang-orang di dalam gereja," ujar Renye.
Menurutnya, polisi segera merespons ke tempat kejadian perkara. "Petugas terlibat baku tembak dengan orang tersebut, melumpuhkan tersangka," ujarnya.
Baca Juga: Kronologi Gereja Michigan AS Ditembaki dan Dibakar
Tersangka tewas pukul 10.33 waktu setempat, delapan menit setelah penembakan dimulai.
"Kami masih berusaha menentukan kapan dan di mana api akhirnya berasal dan bagaimana awalnya," katanya. "Namun, kami yakin itu sengaja dinyalakan oleh tersangka."
Penyidik sedang melakukan penggeledahan di properti tersangka dan memeriksa catatan telepon selulernya untuk mengungkap motifnya.
FBI memimpin penyelidikan dan telah mengerahkan tim tanggap krisis, teknisi bom, dan petugas lainnya ke lokasi kejadian, menurut Reuben Coleman, penjabat agen khusus yang bertanggung jawab atas kantor lapangan FBI di Detroit.
Juru bicara Kepolisian Negara Bagian Michigan, Kim Vetter, mengatakan kepada wartawan bahwa petugas telah menanggapi ancaman bom tambahan di beberapa lokasi lain.
"Kami telah merespons dan membersihkan lokasi-lokasi tersebut," ujarnya.
Dalam sebuah pernyataan, Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir mengonfirmasi bahwa seorang pria bersenjata melepaskan tembakan saat ibadah, dan "banyak orang terluka".
Menurutnya, polisi segera merespons ke tempat kejadian perkara. "Petugas terlibat baku tembak dengan orang tersebut, melumpuhkan tersangka," ujarnya.
Baca Juga: Kronologi Gereja Michigan AS Ditembaki dan Dibakar
Tersangka tewas pukul 10.33 waktu setempat, delapan menit setelah penembakan dimulai.
"Kami masih berusaha menentukan kapan dan di mana api akhirnya berasal dan bagaimana awalnya," katanya. "Namun, kami yakin itu sengaja dinyalakan oleh tersangka."
Penyidik sedang melakukan penggeledahan di properti tersangka dan memeriksa catatan telepon selulernya untuk mengungkap motifnya.
FBI memimpin penyelidikan dan telah mengerahkan tim tanggap krisis, teknisi bom, dan petugas lainnya ke lokasi kejadian, menurut Reuben Coleman, penjabat agen khusus yang bertanggung jawab atas kantor lapangan FBI di Detroit.
Juru bicara Kepolisian Negara Bagian Michigan, Kim Vetter, mengatakan kepada wartawan bahwa petugas telah menanggapi ancaman bom tambahan di beberapa lokasi lain.
"Kami telah merespons dan membersihkan lokasi-lokasi tersebut," ujarnya.
Dalam sebuah pernyataan, Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir mengonfirmasi bahwa seorang pria bersenjata melepaskan tembakan saat ibadah, dan "banyak orang terluka".
Lihat Juga :