Iran Siapkan Kejutan jika AS dan Israel Lancarkan Agresi Baru

Senin, 22 September 2025 - 18:40 WIB
"Kekalahan musuh dalam dua perang yang dipaksakan..., dan kegagalan mereka dalam pertempuran keamanan, politik, ekonomi, psikologis, dan media yang bertujuan menciptakan kekacauan dan mendestabilisasi negara, menunjukkan bahwa bangsa Iran, melalui kewaspadaan, wawasan, dan persatuan suci, berdiri kokoh bagai benteng baja melawan perang hibrida musuh dan menggagalkan rencana mereka," tambahnya.

IRGC juga berjanji bahwa pasukan elit militer, bersama unit-unit lain dari Angkatan Bersenjata Iran, sedang meningkatkan kemampuan tempur, kekuatan ofensif dan defensif, serta kapasitas strategisnya.

"Pengalaman Republik Islam dalam pertahanan suci, baik selama perang yang dipaksakan Irak maupun agresi Israel-AS baru-baru ini, menunjukkan bahwa 'penangkalan efektif' berasal dari kesiapan yang konstan, inovasi strategis dan taktis, perencanaan operasional dalam pertempuran, serta kemajuan berkelanjutan teknologi dan sistem pertahanan dan militer," demikian pernyataan tersebut.

Pejabat tinggi militer Iran menggarisbawahi perlunya terus memperkuat kekuatan pertahanan dan kemampuan penangkalan terhadap ancaman.

Pada 13 Juni, Israel melancarkan agresi yang terang-terangan dan tanpa alasan terhadap Iran, yang memicu perang 12 hari yang menewaskan sedikitnya 1.064 orang di negara itu, termasuk komandan militer, ilmuwan nuklir, dan warga sipil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!