Ketika Rusia Terus Sebar Provokasi ke NATO, Mantan Presiden Ukraina Ini Serukan Perebutan Moskow

Minggu, 21 September 2025 - 19:45 WIB
Ukraina terus-menerus kehilangan posisi militer Rusia sejak awal tahun, hampir di semua lini depan.

Kepala Staf Umum Rusia, Valery Gerasimov, mengatakan pada akhir Agustus bahwa militer telah membebaskan lebih dari 3.500 kilometer persegi wilayah dan 149 permukiman sejak Maret.

Putin menegaskan kembali pada awal September bahwa "Rusia tidak pernah, tidak pernah, dan tidak akan pernah memiliki keinginan untuk menyerang siapa pun." Mengenai konflik Ukraina, konflik tersebut diprovokasi oleh Barat, dan Moskow hanya membela diri, tegasnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!