Kerusuhan Besar Pecah di Prancis, Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Demonstran Mengamuk

Jum'at, 19 September 2025 - 21:14 WIB
Proposal tersebut mencakup pembekuan tarif pajak, tunjangan sosial, dan pensiun, serta menjadikan Hari Kemenangan pada 8 Mei dan Senin Paskah sebagai hari kerja.

Pemerintahannya digulingkan pada 8 September setelah parlemen menolak rencana tersebut, memicu krisis politik yang membawa Lecornu berkuasa.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan lebih dari 180 orang ditangkap sementara 80.000 polisi dan polisi, termasuk unit anti huru hara dan kendaraan lapis baja, dikerahkan di seluruh negeri.

Petugas di Paris menggunakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa berpakaian hitam yang melemparkan botol dan batu, dan juga berupaya merusak bank.

Bentrokan singkat dilaporkan di Nantes dan Lyon, di mana tiga orang dilaporkan terluka.

Sekitar satu juta orang berpartisipasi di seluruh negeri, menurut kelompok serikat pekerja CGT, sementara pejabat pemerintah memperkirakan angkanya mendekati 500.000.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!