Eks Tawanan Israel Sebut Netanyahu Perintahkan Pembunuhan Sandera di Gaza
Jum'at, 19 September 2025 - 17:18 WIB
Ia termasuk di antara 109 tawanan yang dibebaskan berdasarkan kesepakatan yang dimediasi Mesir, Qatar, dan AS, yang juga membebaskan 240 warga Palestina dan mengizinkan sejumlah bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.
Namun, jeda tersebut berakhir, dengan Israel melanjutkan kampanye militernya pada bulan Desember.
Awal bulan ini, pemerintah Netanyahu menyetujui pendudukan penuh atas Gaza, dimulai dengan Kota Gaza.
Militer mengklaim telah melancarkan serangan darat pekan ini, meskipun sumber-sumber lokal mengatakan kenyataannya adalah peningkatan serangan udara, penembakan artileri, dan penggunaan bahan peledak yang dibawa robot untuk menghancurkan rumah-rumah dan memaksa pengungsian.
Israel memperkirakan 48 sandera masih berada di Gaza, sekitar 20 di antaranya diyakini masih hidup.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan lebih dari 11.000 warga Palestina ditahan di penjara-penjara Israel dalam kondisi yang mengerikan, termasuk laporan penyiksaan, kelaparan, pengabaian medis, dan kematian.
Namun, jeda tersebut berakhir, dengan Israel melanjutkan kampanye militernya pada bulan Desember.
Awal bulan ini, pemerintah Netanyahu menyetujui pendudukan penuh atas Gaza, dimulai dengan Kota Gaza.
Militer mengklaim telah melancarkan serangan darat pekan ini, meskipun sumber-sumber lokal mengatakan kenyataannya adalah peningkatan serangan udara, penembakan artileri, dan penggunaan bahan peledak yang dibawa robot untuk menghancurkan rumah-rumah dan memaksa pengungsian.
Israel memperkirakan 48 sandera masih berada di Gaza, sekitar 20 di antaranya diyakini masih hidup.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan lebih dari 11.000 warga Palestina ditahan di penjara-penjara Israel dalam kondisi yang mengerikan, termasuk laporan penyiksaan, kelaparan, pengabaian medis, dan kematian.
Lihat Juga :