Komunikasi Lumpuh di Kota Gaza, 800.000 Warga Palestina Terisolir seiring Gempuran Israel
Jum'at, 19 September 2025 - 14:27 WIB
Penargetan Israel yang disengaja terhadap infrastruktur telekomunikasi dan internet di wilayah kantong yang terkepung bukanlah yang pertama, dengan setidaknya 12 kasus penutupan total dilaporkan sejak Oktober 2023.
Pada bulan Juni, Israel melancarkan serangan signifikan terhadap jalur serat optik utama terakhir yang menghubungkan Gaza, membuat lebih dari dua juta penduduk terisolasi dari dunia luar selama berhari-hari.
Militer secara teratur menargetkan infrastruktur, bangunan, dan tempat perlindungan penting lainnya yang diperlukan untuk penghidupan kemanusiaan penduduk Gaza selama lebih dari 700 hari.
Baru-baru ini, Kota Gaza dan bagian utara wilayah kantong tersebut telah mengalami serangan besar-besaran yang dilakukan oleh penembakan Israel dan robot-robot mematikan.
Menurut media Israel, ledakan tersebut begitu kuat sehingga beberapa di antaranya terdengar hingga ke Israel tengah.
Warga Palestina mengatakan ledakan tersebut "mengguncang bumi" dan menyebabkan teror serta kehancuran yang meluas.
Setidaknya 100 robot peledak digunakan di daerah padat penduduk antara 13 Agustus dan 3 September saja, menurut Kantor Media Pemerintah yang berbasis di Gaza.
Euromed mengatakan pada awal September bahwa sekitar 300 unit hunian hancur setiap hari akibat ledakan-ledakan ini.
Baca juga: Tebar Teror dan Kehancuran, Israel Banjiri Kota Gaza dengan Robot Bom Kendali Jarak Jauh
Pada bulan Juni, Israel melancarkan serangan signifikan terhadap jalur serat optik utama terakhir yang menghubungkan Gaza, membuat lebih dari dua juta penduduk terisolasi dari dunia luar selama berhari-hari.
Militer secara teratur menargetkan infrastruktur, bangunan, dan tempat perlindungan penting lainnya yang diperlukan untuk penghidupan kemanusiaan penduduk Gaza selama lebih dari 700 hari.
Baru-baru ini, Kota Gaza dan bagian utara wilayah kantong tersebut telah mengalami serangan besar-besaran yang dilakukan oleh penembakan Israel dan robot-robot mematikan.
Menurut media Israel, ledakan tersebut begitu kuat sehingga beberapa di antaranya terdengar hingga ke Israel tengah.
Warga Palestina mengatakan ledakan tersebut "mengguncang bumi" dan menyebabkan teror serta kehancuran yang meluas.
Setidaknya 100 robot peledak digunakan di daerah padat penduduk antara 13 Agustus dan 3 September saja, menurut Kantor Media Pemerintah yang berbasis di Gaza.
Euromed mengatakan pada awal September bahwa sekitar 300 unit hunian hancur setiap hari akibat ledakan-ledakan ini.
Baca juga: Tebar Teror dan Kehancuran, Israel Banjiri Kota Gaza dengan Robot Bom Kendali Jarak Jauh
(sya)
Lihat Juga :