Dokter Asing Sebut Sniper Israel secara Sistematis Tembak Anak-anak di Gaza

Senin, 15 September 2025 - 10:43 WIB
Kelompok tersebut menyatakan bahwa Israel sengaja membunuh anak-anak, menimbulkan kerusakan fisik dan mental yang parah, dan memaksa mereka ke dalam kondisi yang dimaksudkan untuk menghancurkan mereka.

Raji Sourani, direktur PCHR, mengatakan bahwa taktik Israel telah menjadikan anak-anak sebagai korban terbanyak. "Serangan pasukan pendudukan Israel sengaja menargetkan anak-anak dengan menyerang area permukiman dan tempat penampungan, menjadikan anak-anak sebagai korban terbanyak," ujarnya.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, hampir 20.000 anak telah dibunuh oleh Israel sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023.

Rata-rata 28 anak terbunuh setiap hari di Gaza akibat operasi militer Israel dan pembatasan pengiriman bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Setidaknya 21.000 anak telah terlantar dan berstatus sebagai penyandang disabilitas selama perang, Komite PBB tentang Hak-Hak Penyandang Disabilitas melaporkan pada bulan September.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!