20.000 Tentara Israel Terluka Akibat Perang Gaza, 56 Persennya Mengalami Gangguan Jiwa
Senin, 15 September 2025 - 06:51 WIB
Departemen mengeluhkan kekurangan staf yang parah, dengan hanya satu petugas rehabilitasi untuk setiap 750 pasien.
Sembilan persen korban Israel diklasifikasikan sebagai luka sedang hingga berat, dengan 56 tentara Israel dikategorikan mengalami luka paling parah, dengan tingkat disabilitas lebih dari 100 persen.
Dua puluh empat korban luka mengalami disabilitas 100 persen, 168 mengalami cedera kepala kompleks yang membutuhkan pengawasan ketat, 16 orang menggunakan kursi roda, dan 99 orang diamputasi yang telah dipasangi prostetik canggih.
Departemen tersebut melaporkan menerima rata-rata 1.000 korban baru setiap bulan dari perang yang sedang berlangsung di Gaza.
Sementara itu, jumlah kasus bunuh diri di antara pasukan Israel telah meningkat secara signifikan sejak serangan untuk menduduki Kota Gaza dimulai bulan lalu.
Melansir Press TV, enam pasukan Israel di Brigade Givati dijatuhi hukuman penjara karena menolak kembali ke Gaza meskipun telah memberi tahu para komandan tentang kondisi psikologis mereka yang buruk, lapor media Israel.
Tiga di antaranya dijatuhi hukuman penjara 10 hari karena pembangkangan, dua menerima hukuman percobaan, dan satu orang menunggu proses pengadilan militer.
Sembilan persen korban Israel diklasifikasikan sebagai luka sedang hingga berat, dengan 56 tentara Israel dikategorikan mengalami luka paling parah, dengan tingkat disabilitas lebih dari 100 persen.
Dua puluh empat korban luka mengalami disabilitas 100 persen, 168 mengalami cedera kepala kompleks yang membutuhkan pengawasan ketat, 16 orang menggunakan kursi roda, dan 99 orang diamputasi yang telah dipasangi prostetik canggih.
Departemen tersebut melaporkan menerima rata-rata 1.000 korban baru setiap bulan dari perang yang sedang berlangsung di Gaza.
Sementara itu, jumlah kasus bunuh diri di antara pasukan Israel telah meningkat secara signifikan sejak serangan untuk menduduki Kota Gaza dimulai bulan lalu.
Melansir Press TV, enam pasukan Israel di Brigade Givati dijatuhi hukuman penjara karena menolak kembali ke Gaza meskipun telah memberi tahu para komandan tentang kondisi psikologis mereka yang buruk, lapor media Israel.
Tiga di antaranya dijatuhi hukuman penjara 10 hari karena pembangkangan, dua menerima hukuman percobaan, dan satu orang menunggu proses pengadilan militer.
Lihat Juga :