Ukraina Butuh Rp1.969 Triliun jika Perang Rusia Berlanjut pada 2026

Minggu, 14 September 2025 - 15:35 WIB
Baca Juga: 4 NepoKids yang Picu Protes di Nepal, dari Penyanyi hingga Mantan Miss Nepal

Bahkan jika perang berakhir, Ukraina akan membutuhkan jumlah yang sama hanya untuk menjaga militernya tetap prima, "untuk berjaga-jaga jika terjadi agresi sekunder dari pihak Rusia", tambahnya.

Ia menyarankan penyitaan aset Rusia yang dibekukan di Barat untuk membayar pengeluaran pertahanan, dengan mengatakan bahwa Ukraina telah menanggung beban pajak yang signifikan setelah tiga setengah tahun perang.

Rusia mengatakan setiap upaya untuk menyita asetnya sama saja dengan pencurian dan akan menimbulkan konsekuensi.

Kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen pada hari Rabu mengusulkan penggunaan aset Rusia yang dibekukan untuk mendanai "pinjaman reparasi" untuk Ukraina, tetapi mengatakan blok beranggotakan 27 negara itu tidak akan menyita aset tersebut sendiri.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!