Ukraina Butuh Rp1.969 Triliun jika Perang Rusia Berlanjut pada 2026

Minggu, 14 September 2025 - 15:35 WIB
loading...
Ukraina Butuh Rp1.969...
Ukraina butuh ribuan triliun jika Perang Rusia berlanjut pada 2026. Foto/X
A A A
MOSKOW - Ukraina mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka membutuhkan setidaknya USD120 miliar atau Rp1.969 triliun tahun depan untuk melawan invasi Rusia, dan akan membutuhkan jumlah yang sama untuk mempertahankan militernya, bahkan jika perang berakhir.

Ukraina menghabiskan sekitar sepertiga dari seluruh output ekonominya untuk pertahanan dan bergantung pada bantuan keuangan puluhan miliar dolar dari sekutu Baratnya untuk menjaga perekonomiannya tetap bertahan.

Berbicara dalam sebuah konferensi di Kyiv, Menteri Pertahanan Ukraina Denys Shmygal mengatakan negaranya berisiko kehilangan lebih banyak wilayah ke Rusia jika terus kalah dalam pengeluaran di medan perang.

"Saya harus mengatakan bahwa jika perang akan berlanjut, kita akan membutuhkan minimal $120 miliar untuk tahun depan," kata Shmygal, dilansir NDTV.

Baca Juga: 4 NepoKids yang Picu Protes di Nepal, dari Penyanyi hingga Mantan Miss Nepal

Bahkan jika perang berakhir, Ukraina akan membutuhkan jumlah yang sama hanya untuk menjaga militernya tetap prima, "untuk berjaga-jaga jika terjadi agresi sekunder dari pihak Rusia", tambahnya.

Ia menyarankan penyitaan aset Rusia yang dibekukan di Barat untuk membayar pengeluaran pertahanan, dengan mengatakan bahwa Ukraina telah menanggung beban pajak yang signifikan setelah tiga setengah tahun perang.

Rusia mengatakan setiap upaya untuk menyita asetnya sama saja dengan pencurian dan akan menimbulkan konsekuensi.

Kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen pada hari Rabu mengusulkan penggunaan aset Rusia yang dibekukan untuk mendanai "pinjaman reparasi" untuk Ukraina, tetapi mengatakan blok beranggotakan 27 negara itu tidak akan menyita aset tersebut sendiri.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved