Dari Discord hingga Bitchat, Bagaimana Gen Z Menggunakan Teknologi selama Protes di Nepal?

Selasa, 16 September 2025 - 04:50 WIB
Seminggu yang lalu, Nepal mengatakan akan memblokir akses ke 26 platform media sosial, dari Facebook hingga X dan LinkedIn, karena gagal memenuhi tenggat waktu pendaftaran di negara tersebut.

Mereka yang telah mendaftar, termasuk TikTok dan Viber, tetap online.

Nepal telah membatasi akses ke platform daring di masa lalu, termasuk Telegram pada bulan Juli.

Tahun lalu, pemerintah mencabut larangan sembilan bulan terhadap TikTok setelah setuju untuk mematuhi peraturan Nepal.

Pemerintah ingin perusahaan memberi mereka wewenang untuk "melarang kategori ujaran yang luas seperti 'misinformasi' atau konten yang dianggap mengganggu 'harmoni sosial'", ujar Felicia Anthonio dari kelompok hak digital AS, Access Now, kepada AFP.

Perusahaan Proton VPN yang berbasis di Swiss mengatakan pada hari Senin bahwa pendaftaran dari Nepal telah melonjak 6.000 persen dalam tiga hari.

4. Bitchat Berkembang dengan Cepat

Minat terhadap platform Bitchat milik Dorsey meningkat, yang beroperasi secara luring dan menggambarkan dirinya sebagai cara untuk melawan sensor.

"Ada saat Anda membutuhkannya," tulis Dorsey di X, mengutip sebuah unggahan yang menggambarkan "peningkatan tiba-tiba" dalam unduhan Bitchat selama protes di Indonesia dan Nepal.

Chaudhary mengatakan pemerintah "sangat meremehkan kekuatan media sosial".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!