PM Qatar Bertemu Trump Setelah Serangan Berdarah Israel di Doha

Sabtu, 13 September 2025 - 09:40 WIB
Trump telah mengatakan ia "sangat tidak senang" dengan penargetan Qatar oleh Israel, yang tampaknya dirancang untuk menggagalkan perundingan gencatan senjata Israel-Hamas yang sedang berlangsung.

"Kekhawatirannya adalah hubungan antara Qatar dan Amerika Serikat menjadi semakin rumit akibat serangan tersebut, sehingga mereka mencari jalan keluar untuk kedua masalah tersebut," ujar Halkett dari Al Jazeera, melaporkan dari Washington, DC.

Halkett mengatakan, “Pertemuan pada hari Jumat dengan Trump akan melanjutkan pembicaraan mengenai serangan Israel terhadap Doha awal pekan ini dan negosiasi untuk mengakhiri perang Israel di Gaza."

Lokasi dan waktu makan malam masih belum jelas, tetapi Trump saat ini berada di New York dan menginap di menara Manhattan yang menyandang namanya.

Penyeimbangan



Pekan ini juga menyaksikan pemerintahan Trump terlibat dalam upaya penyeimbangan antara sekutu Timur Tengah dan Israel.

Isu ini mengemuka pada hari Kamis, ketika AS yang secara tradisional melindungi Israel di panggung internasional, bergabung dengan sesama anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam mengutuk negara tersebut atas serangannya terhadap Qatar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!