Mesir Ancam Israel Jika Beraksi di Wilayahnya setelah Serangan Qatar

Jum'at, 12 September 2025 - 15:40 WIB
Gerakan tersebut mengonfirmasi para pemimpin seniornya selamat dari serangan tersebut, sementara lima anggotanya dan seorang petugas keamanan Qatar tewas.

Media Israel, termasuk situs berita Mekomet, telah melaporkan perang antara Israel dan Mesir semakin dipandang hanya masalah waktu.

Menurut laporan-laporan ini, terdapat sentimen publik dan politik yang kuat di Mesir bahwa konflik terbuka dengan Israel mungkin akan segera meletus, menyusul komentar provokatif Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang pembukaan Perlintasan Rafah untuk memungkinkan warga Palestina meninggalkan Gaza.

Pernyataan Netanyahu, yang disampaikan dalam wawancara dengan saluran Telegram Abu Ali Express, memicu kemarahan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Mesir.

Setiap upaya untuk mengusir warga Palestina dari Gaza melalui wilayah Mesir secara luas dipandang di Mesir sebagai garis merah yang tidak dapat dilintasi, baik di tingkat resmi, media, maupun publik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!