Sekutu Putin Umbar Ancaman Serangan Nuklir terhadap AS Gara-gara Menterinya Trump

Kamis, 11 September 2025 - 12:39 WIB
"Karena jika AS dan Uni Eropa melakukan ini bersama-sama, kita sekarang berada dalam persaingan antara, bisakah, berapa lama militer Ukraina dapat bertahan versus berapa lama ekonomi Rusia dapat bertahan?" paparnya.

"Dan jika AS dan Uni Eropa dapat turun tangan, menerapkan lebih banyak sanksi, tarif sekunder terhadap negara-negara yang membeli minyak Rusia, ekonomi Rusia akan benar-benar runtuh. Dan itu akan membawa Presiden Putin ke meja perundingan," imbuh dia.

Solovyov, seorang presenter di televisi pemerintah Rusia merespons komentar Bessent dengan ancaman serangan nuklir Rusia terhadap AS. Video komentar ancamannya telah diunggah online oleh Julia Davis, seorang jurnalis yang secara rutin menerjemahkan dan membagikan klip dari media Rusia.

"Dia berkata, ini pertanyaan tentang mana yang akan runtuh lebih dulu, ekonomi Rusia, setelah semua sanksi dijatuhkan, atau Angkatan Darat Ukraina. Entah kenapa, dia berpikir bahwa jika semua sanksi yang mungkin dijatuhkan terhadap kami, kami akan duduk di meja perundingan," katanya.

"Kami akan menyerang dengan senjata nuklir kami, dan hanya itu," ujarnya. "Kami akan melancarkan serangan, dan hanya itu," paparnya, yang dilansir Newsweek, Kamis (11/9/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!