5 Fakta Kerusuhan Nepal, dari Gedung DPR Dibakar hingga Menteri Dipukuli
Rabu, 10 September 2025 - 17:15 WIB
Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang anak muda dengan separuh wajahnya diperban dan dadanya tertutup perban. Kemejanya terbuka, memperlihatkan luka-luka yang dideritanya selama protes dan tindakan keras polisi yang brutal.
Menyampaikan pidatonya kepada kerumunan besar melalui mikrofon, ia memukul dadanya di atas perban dan berkata, "Saya ditembak di dada, di dada." Kerumunan pun bersorak. Sambil menunjuk wajahnya, ia menambahkan bahwa ia juga ditembak di sana dan menyadari bahwa kacamatanya telah pecah.
Sambil mengangkat kemejanya yang tadinya putih kini bernoda merah, ia menyatakan, "Ini darah kami, darah rakyat Nepal. Kita akan berdiri bersama. Kita semua. Apakah kalian bersama saya?" Kerumunan pun bersorak sorai.
Pemerintah mengumumkan kompensasi bagi keluarga korban dan perawatan medis gratis bagi yang terluka.
Menyampaikan pidatonya kepada kerumunan besar melalui mikrofon, ia memukul dadanya di atas perban dan berkata, "Saya ditembak di dada, di dada." Kerumunan pun bersorak. Sambil menunjuk wajahnya, ia menambahkan bahwa ia juga ditembak di sana dan menyadari bahwa kacamatanya telah pecah.
Sambil mengangkat kemejanya yang tadinya putih kini bernoda merah, ia menyatakan, "Ini darah kami, darah rakyat Nepal. Kita akan berdiri bersama. Kita semua. Apakah kalian bersama saya?" Kerumunan pun bersorak sorai.
5. Demonstran Mengejek Polisi dengan Jurus Kung Fu
Sebuah video menunjukkan seorang pria, hanya mengenakan celana pendek, melakukan jurus kung fu di depan barikade polisi yang dilengkapi perisai dan alat pelindung diri. Ia terlihat mengejek dan mencoba memprovokasi polisi untuk menyerang, berpose kung fu, dan mengambil posisi bertarung saat menghadapi mereka.Pemerintah mengumumkan kompensasi bagi keluarga korban dan perawatan medis gratis bagi yang terluka.
(ahm)
Lihat Juga :