Jet Tempur Venezuela Provokasi Kapal Perang AS

Sabtu, 06 September 2025 - 17:35 WIB
Ia menuntut agar Presiden AS Donald Trump "menghentikan rencananya untuk melakukan pergantian rezim secara kekerasan di Venezuela dan di seluruh Amerika Latin, serta Karibia. Dan menghormati kedaulatan, hak atas perdamaian, dan kemerdekaan negara-negara kita."

Hal ini menyusul peringatan Trump pada hari Jumat bahwa pesawat militer Venezuela akan "ditembak jatuh" jika mereka mendekati kapal angkatan laut AS. Peristiwa itu terjadi setelah dua jet tempur F-16 Venezuela terbang di atas kapal AS yang dikirim ke wilayah tersebut untuk memerangi organisasi kriminal dan "narko-terorisme."

"Saya akan mengatakan mereka akan berada dalam masalah. Kami akan memberi tahu mereka tentang hal itu … jika mereka terbang dalam posisi berbahaya," kata Trump kepada para wartawan di Ruang Oval, merujuk pada penerbangan F-16 yang disebut Pentagon "sangat provokatif."

Maduro menegaskan bahwa "Venezuela selalu bersedia berdialog" dengan AS, tetapi menuntut "penghormatan terhadap negara kami."

Sebelumnya pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil mengatakan pengerahan pesawat AS, termasuk 10 jet tempur F-35 yang dikirim ke pangkalan udara di Puerto Riko, mengancam pemerintahan Maduro.

Gil mengatakan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio membenarkan pengerahan tersebut "dengan dalih mengejar perdagangan narkoba," sebuah klaim yang disebut Gil sebagai "kebohongan terbesar."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!