5 Fakta George Soros Mengguncang Dunia, Salah Satunya Dimusuhi Banyak Pemimpin Dunia

Selasa, 02 September 2025 - 15:02 WIB
George Soros kerap dimusuhi banyak pemimpin dunia. Foto/X/@georgesoros
WASHINGTON - George Soros merupakan seorang filantropis Yahudi multi-miliarder yang telah menyumbangkan USD32 miliar. Mengapa kelompok sayap kanan ekstrem dari Amerika hingga Australia dan dari Hongaria hingga Honduras percaya bahwa George Soros adalah jantung dari konspirasi global.

5 Fakta George Soros Mengguncang Dunia, Salah Satunya Dimusuhi Banyak Pemimpin Dunia

1. Menghancurkan Bank of England

Melansir BBC, di Inggris, Soros dikenal sebagai "orang yang menghancurkan Bank of England" pada tahun 1992. Bersama spekulan mata uang lainnya, ia meminjam pound sterling, lalu menjualnya, yang turut menekan harga pound sterling di pasar valuta asing dan akhirnya memaksa Inggris keluar dari Mekanisme Nilai Tukar Eropa. Dalam prosesnya, ia meraup $1 miliar.



Emigran Hongaria ini, yang selamat dari Holocaust dan melarikan diri dari Komunis, diperkirakan telah meraup total sekitar USD44 miliar melalui spekulasi keuangan. Ia juga telah menggunakan kekayaannya untuk mendanai ribuan proyek pendidikan, kesehatan, hak asasi manusia, dan demokrasi.

BacaJuga: Maduro: 8 Kapal Perang AS dengan 1.200 Rudal Targetkan Venezuela

2. Berlindung di Balik Open Society

Didirikan pada tahun 1979, Yayasan Open Society miliknya kini beroperasi di lebih dari 120 negara di seluruh dunia. Namun, filantropinya yang berani dalam mendukung tujuan-tujuan liberal dan demokratis ini semakin menjadikannya momok bagi kaum kanan.

Teori konspirasi pertama tentang George Soros muncul di awal 1990-an, tetapi teori tersebut benar-benar mendapatkan daya tarik setelah ia mengutuk Perang Irak 2003 dan mulai menyumbangkan jutaan dolar kepada Partai Demokrat AS. Sejak saat itu, para komentator dan politisi sayap kanan Amerika terus menyerangnya dengan amarah dan kebencian yang semakin meningkat, dan seringkali tanpa memperhatikan fakta.

Namun, kemenangan Donald Trump dalam pemilulah yang membawa serangan terhadap Soros ke tingkat yang baru dan berbahaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!