Xi Jinping Serukan Blok SCO Melawan Dominasi Barat

Selasa, 02 September 2025 - 07:41 WIB
"Kita harus mengadvokasi dunia multipolar yang setara dan tertib serta globalisasi ekonomi yang inklusif dan bermanfaat secara universal, dan menjadikan sistem tata kelola global lebih adil dan setara," paparnya.

Pemimpin China tersebut juga mendesak para anggota SCO untuk mengupayakan kerja sama yang saling menguntungkan dengan tetap menghormati perbedaan nasional mereka, memperkuat pertukaran antarmasyarakat, dan mendorong efisiensi yang lebih besar serta pembuatan kebijakan berbasis bukti di dalam SCO.

Didirikan pada tahun 2001, SCO awalnya merupakan pengelompokan enam negara Eurasia–China, Kazakhstan, Kirgistan, Rusia, Tajikistan, dan Uzbekistan–tetapi kemudian berkembang menjadi 10 anggota tetap dan 16 negara dialog dan pengamat.

Para analis, sebagaimana dikutip Al Jazeera, Selasa (2/9/2025), mengatakan bahwa China bermaksud memanfaatkan pertemuan ini untuk mempromosikan alternatif bagi tatanan global yang dipimpin Amerika Serikat dan memperbaiki hubungan dengan India di tengah lingkungan geopolitik yang berubah di bawah Presiden AS Donald Trump.

Menurut Xi Jinping, output ekonomi SCO telah mencapai USD30 triliun. Dia menambahkan bahwa pengaruh global SCO juga meluas dan para anggota bekerja sama untuk mengatasi tantangan termasuk keamanan, isu lingkungan, dan inovasi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!