Arab Saudi Eksekusi Pria Syiah karena Jadi Teroris

Minggu, 24 Agustus 2025 - 12:27 WIB
Pada Oktober 2023, Amnesty International mengatakan bahwa Mahkamah Agung Arab Saudi telah mengeluarkan keputusan secara rahasia untuk menguatkan hukuman mati bagi Labbad, seorang anggota minoritas Syiah di kerajaan tersebut.

Menurut Amnesty, yang dikutip The New Arab, Minggu (24/8/2025), dia dijatuhi hukuman atas tuduhan terorisme bersama delapan orang lainnya, termasuk Abdullah al-Derazi, yang juga masih di bawah umur saat itu, atas keterlibatan mereka dalam protes anti-pemerintah yang jarang terjadi pada tahun 2011.

Para pakar PBB pada bulan Mei menyerukan pembebasan Labbad dan empat orang lainnya yang dihukum atas pelanggaran yang dilakukan ketika mereka masih di bawah umur.

Arab Saudi, salah satu negara dengan penerapan hukuman mati paling produktif di dunia, telah melaksanakan setidaknya 250 eksekusi mati sepanjang tahun ini.

Sepanjang tahun lalu, negara Islam ini mengeksekusi 338 orang, jumlah terbanyak sejak catatan publik pertama kali mendokumentasikan kasus-kasus tersebut di awal tahun 1990-an.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!