AS Diam-diam Cegah Ukraina Serang Balik Rusia dengan Rudal Canggih ATACMS
Minggu, 24 Agustus 2025 - 10:05 WIB
Laporan itu muncul di saat Presiden AS Donald Trump semakin frustrasi di depan publik atas perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung selama tiga tahun dan ketidakmampuannya untuk mengamankan kesepakatan damai antara keduanya.
Setelah pertemuan puncaknya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pertemuan berikutnya dengan para pemimpin Eropa dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky gagal menghasilkan kemajuan yang nyata, Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa dia kembali mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia atau, sebagai alternatif, meninggalkan proses perdamaian.
"Saya akan membuat keputusan tentang apa yang akan kita lakukan, dan itu akan menjadi keputusan yang sangat penting, apakah itu sanksi besar-besaran atau tarif besar-besaran atau keduanya, atau kita tidak melakukan apa pun dan mengatakan ini adalah perjuangan Anda," kata Trump.
Trump berharap dapat mengatur pertemuan bilateral antara Putin dan Zelensky, tetapi itu juga terbukti sulit. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan kepada NBC pada hari Jumat bahwa tidak ada agenda untuk duduk bersama Zelensky.
"Putin siap bertemu dengan Zelensky ketika agenda untuk pertemuan puncak sudah siap. Dan agenda ini sama sekali belum siap," kata Lavrov, menambahkan bahwa tidak ada pertemuan yang direncanakan untuk saat ini.
Setelah pertemuan puncaknya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pertemuan berikutnya dengan para pemimpin Eropa dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky gagal menghasilkan kemajuan yang nyata, Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa dia kembali mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia atau, sebagai alternatif, meninggalkan proses perdamaian.
"Saya akan membuat keputusan tentang apa yang akan kita lakukan, dan itu akan menjadi keputusan yang sangat penting, apakah itu sanksi besar-besaran atau tarif besar-besaran atau keduanya, atau kita tidak melakukan apa pun dan mengatakan ini adalah perjuangan Anda," kata Trump.
Trump berharap dapat mengatur pertemuan bilateral antara Putin dan Zelensky, tetapi itu juga terbukti sulit. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan kepada NBC pada hari Jumat bahwa tidak ada agenda untuk duduk bersama Zelensky.
"Putin siap bertemu dengan Zelensky ketika agenda untuk pertemuan puncak sudah siap. Dan agenda ini sama sekali belum siap," kata Lavrov, menambahkan bahwa tidak ada pertemuan yang direncanakan untuk saat ini.
Lihat Juga :