Iran Bangun Pabrik Senjata di Beberapa Negara usai Perang Melawan Israel

Minggu, 24 Agustus 2025 - 07:36 WIB
Qassem Basir, rudal balistik jarak menengah Iran, dilaporkan memiliki jangkauan sekitar 1.200 kilometer.

Pernyataan Nasirzadeh muncul setelah latihan Angkatan Laut Iran pada 21 Agustus, ketika pasukan negara itu menguji coba rudal jelajah ke target permukaan di Teluk Oman dan Samudra Hindia bagian utara. Ini adalah latihan militer pertama Iran sejak berakhirnya perang 12 hari dengan Israel.

Sanksi AS selama puluhan tahun yang diberlakukan sejak Revolusi Islam 1979 telah membatasi kemampuan Teheran untuk mengimpor persenjataan modern, memaksa negara itu untuk bergantung pada pengembangan dalam negeri dan peningkatan sistem yang sudah tua.

Pada 13 Juni, Israel menyerang situs nuklir dan militer Iran, beserta area permukiman, yang mengakibatkan lebih dari 1.000 kematian, termasuk para komandan senior dan ilmuwan nuklir. Iran merespons dengan serangan rudal dan pesawat tak berawak yang merenggut puluhan nyawa di Israel.

Amerika Serikat melakukan intervensi pada 22 Juni, menargetkan tiga fasilitas nuklir Iran. Permusuhan tersebut berakhir dengan kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh Washington pada 24 Juni.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!