Lebanon Mulai Kumpulkan Senjata dari Kamp-kamp Pengungsi Palestina

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 21:45 WIB
Dipimpin oleh Perdana Menteri Nawaf Salam, pertemuan ini melibatkan perwakilan dari otoritas Lebanon dan Palestina, di mana mekanisme eksekutif dan jadwal yang jelas untuk menangani masalah senjata Palestina di Lebanon ditetapkan.

Lebanon merupakan rumah bagi lebih dari 493.000 pengungsi Palestina yang hidup dalam kondisi sulit di kamp-kamp yang dikelola faksi-faksi Palestina berdasarkan perjanjian informal yang berasal dari Perjanjian Kairo 1969.

Lebih dari separuh pengungsi ini tinggal di 12 kamp yang diakui Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

Khususnya, tentara dan pasukan keamanan Lebanon biasanya tidak memasuki kamp-kamp ini tetapi menerapkan tindakan ketat di sekitar kamp tersebut.

Baca juga: 10 Alasan Israel Selalu Gagal Menaklukkan Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!