Kecaman Australia ke Netantahu: Kekuatan Bukanlah Membunuh atau Membuat Anak-Anak Kelaparan
Kamis, 21 Agustus 2025 - 02:10 WIB
Pada hari Senin, Australia melarang visa Simcha Rothman, seorang anggota Knesset sayap kanan Israel dari partai Zionisme Religius dan anggota koalisi Netanyahu, dengan alasan kekhawatiran bahwa pernyataannya dapat memicu perpecahan dalam masyarakat Australia jika ia mengunjungi negara tersebut.
Keesokan harinya, Israel membalas dengan membatalkan visa diplomat Australia yang terakreditasi untuk Otoritas Palestina, sebuah langkah yang dikritik keras oleh Canberra.
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Selasa bahwa mitranya dari Australia, Anthony Albanese, telah meninggalkan komunitas Yahudi Australia dan mengkhianati Israel. Pernyataan ini dapat semakin memperburuk hubungan diplomatik yang teruji oleh perang di Gaza, lapor Reuters.
Komentar Netanyahu ini menyusul pencabutan visa diplomat Australia untuk Otoritas Palestina oleh Israel pada hari Senin, menyusul keputusan Canberra untuk mengakui negara Palestina dan membatalkan visa seorang anggota parlemen Israel.
“Sejarah akan mengingat Albanese apa adanya: Seorang politisi lemah yang mengkhianati Israel dan menelantarkan orang-orang Yahudi Australia,” kata Netanyahu di akun resmi perdana menteri, X, dalam bahasa Inggris.
Anggota parlemen Israel tersebut dijadwalkan bertemu dengan komunitas Yahudi Australia, yang telah menghadapi peningkatan tajam serangan antisemit sejak dimulainya perang Israel dengan kelompok militan Palestina, Hamas, di Gaza, hampir dua tahun lalu.
Keesokan harinya, Israel membalas dengan membatalkan visa diplomat Australia yang terakreditasi untuk Otoritas Palestina, sebuah langkah yang dikritik keras oleh Canberra.
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Selasa bahwa mitranya dari Australia, Anthony Albanese, telah meninggalkan komunitas Yahudi Australia dan mengkhianati Israel. Pernyataan ini dapat semakin memperburuk hubungan diplomatik yang teruji oleh perang di Gaza, lapor Reuters.
Komentar Netanyahu ini menyusul pencabutan visa diplomat Australia untuk Otoritas Palestina oleh Israel pada hari Senin, menyusul keputusan Canberra untuk mengakui negara Palestina dan membatalkan visa seorang anggota parlemen Israel.
“Sejarah akan mengingat Albanese apa adanya: Seorang politisi lemah yang mengkhianati Israel dan menelantarkan orang-orang Yahudi Australia,” kata Netanyahu di akun resmi perdana menteri, X, dalam bahasa Inggris.
Anggota parlemen Israel tersebut dijadwalkan bertemu dengan komunitas Yahudi Australia, yang telah menghadapi peningkatan tajam serangan antisemit sejak dimulainya perang Israel dengan kelompok militan Palestina, Hamas, di Gaza, hampir dua tahun lalu.
Lihat Juga :