Serbia Tak Akan Pindah Kedubes ke Yerusalem Jika Syarat Ini Dilanggar

Kamis, 10 September 2020 - 23:01 WIB
“Kantor Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Kosovo dan Israel telah memutuskan membangun hubungan diplomatik penuh antara dua negara,” ungkap laporan Times of Israel.

Ini muncul sebagai bagian kesepakatan antara Serbia dan Kosovo yang dimediasi Amerika Serikat (AS) untuk normalisasi hubungan ekonomi. (Baca Juga: Trump: AS Punya Senjata Nuklir yang Belum Pernah Dilihat Rusia dan China)

“Serbia berjanji memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 1 Juli 2021, saat Kosovo dan Israel sepakat untuk saling mengakui,” papar laporan surat kabar Israel. (Baca Infografis: Akibat 'Perang Melawan Teror' AS, 37 Juta Orang Telah Terlantar)

Presiden Serbia Aleksandar Vucic menyatakan keputusan Israel sendiri untuk mengakui Kosovo tapi mantan Duta Besar Israel untuk Serbia Arthur Koll mengatakan, “Serbia pindahkan Kedubes ke Yerusalem dengan syarat Israel menghormati kepentingan Serbia.” (Lihat Video: Pemprov DKI Jakarta Tarik Rem Darurat, Ibu Kota Kembali PSBB)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!