Kanselir Jerman Ungkap Ukraina Siap Bahas Wilayah dengan Rusia
Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:01 WIB
Salah satu dari mereka menyatakan Kiev "bersedia bernegosiasi mengenai isu teritorial" tetapi hanya jika jalur kontak saat ini digunakan sebagai titik awal.
"Pengakuan hukum atas wilayah-wilayah baru Rusia oleh negara-negara Barat tidak dapat diperdebatkan," tegas Merz.
Poin-poin lainnya termasuk tuntutan gencatan senjata sebelum "kesepakatan kerangka kerja" apa pun dapat dinegosiasikan, serta "jaminan keamanan yang kuat" untuk Kiev.
Zelensky, yang juga hadir dalam konferensi pers di Berlin, menyatakan ia setuju dengan kelima poin yang disuarakan Merz, namun beberapa menit kemudian menyatakan posisinya mengenai konsesi teritorial kepada Rusia tetap tidak berubah.
Pemimpin Ukraina tersebut telah berulang kali menolak gagasan mengakui kedaulatan Rusia atas bekas wilayah Ukraina yang bergabung dengan Rusia setelah serangkaian referendum dan menegaskan Ukraina harus dikembalikan ke dalam batas wilayahnya seperti tahun 1991.
"Pengakuan hukum atas wilayah-wilayah baru Rusia oleh negara-negara Barat tidak dapat diperdebatkan," tegas Merz.
Poin-poin lainnya termasuk tuntutan gencatan senjata sebelum "kesepakatan kerangka kerja" apa pun dapat dinegosiasikan, serta "jaminan keamanan yang kuat" untuk Kiev.
Zelensky, yang juga hadir dalam konferensi pers di Berlin, menyatakan ia setuju dengan kelima poin yang disuarakan Merz, namun beberapa menit kemudian menyatakan posisinya mengenai konsesi teritorial kepada Rusia tetap tidak berubah.
Pemimpin Ukraina tersebut telah berulang kali menolak gagasan mengakui kedaulatan Rusia atas bekas wilayah Ukraina yang bergabung dengan Rusia setelah serangkaian referendum dan menegaskan Ukraina harus dikembalikan ke dalam batas wilayahnya seperti tahun 1991.
Lihat Juga :