Kepala Nicolas Maduro Dihargai Rp812 Miliar, Meksiko Bela Presiden Venezuela
Minggu, 10 Agustus 2025 - 17:08 WIB
Baca Juga: Negara-negara Eropa Minta Perundingan Damai Harus Melibatkan Ukraina
Pemerintah Presiden AS Donald Trump menuduh Maduro sebagai gembong narkoba internasional, mengaitkannya dengan organisasi kriminal transnasional seperti geng Tren de Aragua di Venezuela dan Kartel Sinaloa yang terkenal kejam di Meksiko.
Jaksa Agung AS Pam Bondi mengumumkan di media sosial peningkatan hadiah untuk informasi yang dapat mengarah pada penangkapan Maduro.
"Dia adalah salah satu pengedar narkoba terbesar di dunia dan merupakan ancaman bagi keamanan nasional kita. Oleh karena itu, kami menggandakan hadiahnya menjadi $50 juta," kata Bondi.
Hadiah tersebut dua kali lipat dari USD25 juta hingga USD50 juta (Rp812 miliar) yang ditawarkan AS pada bulan Januari.
Pemerintah Presiden AS Donald Trump menuduh Maduro sebagai gembong narkoba internasional, mengaitkannya dengan organisasi kriminal transnasional seperti geng Tren de Aragua di Venezuela dan Kartel Sinaloa yang terkenal kejam di Meksiko.
Jaksa Agung AS Pam Bondi mengumumkan di media sosial peningkatan hadiah untuk informasi yang dapat mengarah pada penangkapan Maduro.
"Dia adalah salah satu pengedar narkoba terbesar di dunia dan merupakan ancaman bagi keamanan nasional kita. Oleh karena itu, kami menggandakan hadiahnya menjadi $50 juta," kata Bondi.
Hadiah tersebut dua kali lipat dari USD25 juta hingga USD50 juta (Rp812 miliar) yang ditawarkan AS pada bulan Januari.
(ahm)
Lihat Juga :