Warga Australia Diperintahkan Serahkan Parang atau Dipenjara 2 Tahun

Selasa, 05 Agustus 2025 - 19:45 WIB
Kebijakan baru ini telah menuai ejekan dan kritik dari beberapa warga, yang mempertanyakan efektivitas kotak penyimpanan parang.

Pengguna media sosial berpendapat pemerintah menghindari akar penyebab lonjakan kejahatan, yang menunjukkan meningkatnya kekhawatiran atas migrasi dan aktivitas geng-geng pemuda Afrika bersenjata di Melbourne.

Perdana Menteri Victoria, Allan, telah berulang kali memuji keberagaman dan multikulturalisme negara bagian ini.

Larangan serupa terhadap “pedang ninja” baru-baru ini diperkenalkan di Inggris, yang juga menghadapi kritik serupa karena gagal mengatasi faktor-faktor pendorong meningkatnya kekerasan pisau, seperti migrasi yang tidak terkendali.

Baca juga: Josep Borrell: Uni Eropa Terlibat Kejahatan Israel karena Tidak Bertindak
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!