4 Tanda Palestina Akan Merdeka Menurut Syekh Ahmad Yassin
Selasa, 05 Agustus 2025 - 13:17 WIB
2. Membangun Gerakan Politik yang Kuat
Sementara itu, di bawah bayang-bayang karier formalnya, ia meletakkan fondasi bagi ketenarannya di masa depan sebagai seorang ulama sekaligus ahli politik. Ia mendirikan al-Mujamma' al-Islami, Pusat Islam, yang kemudian mengendalikan hampir semua organisasi keagamaan—termasuk Universitas Islam—di Gaza."Ia menyebarkan pandangan Islamis standar bahwa Israel, dengan keberadaannya, merupakan penghinaan terhadap Islam, dan bahwa Palestina adalah milik umat Islam hingga hari kiamat yang tidak berhak dilepaskan oleh penguasa mana pun," ujar Hirst.
Tantangan terhadap gradualisme tradisional Ikhwanul Muslimin arus utama tidak dapat diabaikan. Barangkali Yassin sudah mempertimbangkan langkah revolusioner serupa. Bagaimanapun, pada tahun 1984, Israel menemukan tempat persembunyian senjata di masjid yang ia bangun di permukiman kumuh Jaurat tempat ia sekarang tinggal. Ia dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.
Setelah dibebaskan setahun kemudian, sebagai bagian dari pertukaran tahanan Palestina dengan tentara Israel yang ditahan di Lebanon, ia tidak mengambil langkah itu, tetap setia pada strategi Ikhwanul Muslimin tradisional, yaitu berdakwah dan bekerja sosial, alih-alih bertindak langsung melawan musuh Israel.
3. Jihad Aktivis yang Baru
Pada saat yang sama, ia tahu bahwa masyarakat Palestina sedang menuntut tindakan serius terhadap penjajah Israel, dan bahwa, dengan organisasi yang sudah ada—dan PLO yang semakin terdiskreditkan—kaum Islamis berada di posisi ideal untuk merebut kepemimpinannya."Ide Yassin untuk mendirikan sebuah badan yang tampaknya terpisah bernama Hamas, akan mengalihkan perhatian dari persaudaraan tersebut. Namun, dampaknya begitu besar sehingga segera menenggelamkan sepenuhnya tubuh induk yang menjadi asal muasalnya," kata Hirst.
Lihat Juga :