Rusia dan Ukraina Saling Serang, Depot Minyak Laut Hitam Terbakar Hebat

Minggu, 03 Agustus 2025 - 15:01 WIB
Serangan ini terjadi setelah minggu yang sangat mematikan bagi warga sipil di Ukraina, termasuk serangan di Kyiv pada hari Kamis yang menewaskan sedikitnya 31 orang.

Lebih dari 300 drone dan delapan rudal jelajah diluncurkan dalam serangan tersebut, kata pejabat Ukraina, menjadikan serangan itu salah satu yang paling mematikan di ibu kota sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh pada Februari 2022.

Menyusul serangan tersebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyerukan sanksi internasional yang lebih kuat terhadap Rusia minggu ini, sementara Presiden AS Donald Trump mengutuk tindakan Rusia di Ukraina dan mengisyaratkan sanksi baru terhadap Moskow akan segera diberlakukan.

Pada bulan Juli, Trump mengatakan Putin memiliki waktu 50 hari untuk mengakhiri perang, atau Rusia akan menghadapi tarif berat yang menargetkan minyak dan ekspor lainnya.

Pada hari Senin, Trump menetapkan batas waktu baru "10 atau 12" hari. Dia kemudian menetapkan batas waktu baru, yang akan berakhir pada 8 Agustus.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!