Pertama Kali, Indonesia dan Negara-negara Arab Kecam Serangan Hamas 7 Oktober terhadap Israel

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:55 WIB
"Untuk pertama kalinya, negara-negara Arab dan Timur Tengah mengutuk Hamas, mengutuk [serangan] 7 Oktober, menyerukan pelucutan senjata Hamas, menyerukan pengucilannya dari pemerintahan Palestina, dan dengan jelas menyatakan niat mereka untuk menormalisasi hubungan dengan Israel di masa mendatang," kata Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot.

Namun, meskipun deklarasi tersebut mencakup janji umum untuk "integrasi regional penuh" dan "langkah-langkah nyata dalam mempromosikan pengakuan bersama, koeksistensi damai, dan kerja sama di antara semua negara di kawasan", deklarasi tersebut tidak memuat niat eksplisit dari para penandatangan untuk membangun hubungan diplomatik penuh dengan Israel.

Deklarasi yang dipelopori oleh Prancis dan Arab Saudi ini ditandatangani oleh Liga Arab, Uni Eropa, Mesir, Qatar, Yordania, Turki, Indonesia, Inggris, Kanada, Irlandia, Spanyol, Italia, Jepang, Brasil, Meksiko, Norwegia, dan Senegal.

Perang brutal Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 60.000 warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas.

Pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar mengatakan kepada wartawan bahwa Israel tidak akan menyerah pada "kampanye tekanan internasional yang menyimpang" untuk mengakhiri perang di Gaza dan memaksakan solusi dua negara kepada Israel.

"Mendirikan Negara Palestina saat ini sama saja dengan mendirikan negara Hamas. Negara jihadis," kata Sa’ar. "Itu tidak akan terjadi," ujarnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!