Ironis, Mesir Tekan Imam Besar Al-Azhar Cabut Kecaman 'Israel Biang Kelaparan Gaza'

Kamis, 24 Juli 2025 - 08:44 WIB
"Anak-anak dibunuh dengan darah dingin, atau dibiarkan mati karena kelaparan, kehausan, dan luka yang tidak diobati karena pusat-pusat medis ditutup akibat pengeboman," lanjut pernyataan Imam Ahmed al-Tayeb.

Pernyataan tersebut mengecam tindakan Israel di Gaza sebagai "genosida total", mengutuk mereka yang memasok senjata atau menawarkan perlindungan politik sebagai "mitra dalam pemusnahan ini".

Al-Azhar memperingatkan bahwa mereka yang terlibat akan menghadapi keadilan ilahi, dengan mengutip ayat Al-Qur'an: "Orang-orang yang zalim akan mengetahui akhir yang akan mereka hadapi."

Al-Azhar juga menolak rencana penggusuran paksa penduduk Gaza dan mengutuk "keheningan internasional yang memalukan" atas penderitaan warga sipil.

"Al-Azhar menyerukan setiap Muslim untuk berdoa bagi kaum tertindas dengan sabda Nabi: Ya Allah, Pewahyu Kitab, Penggerak Awan, Penakluk Sekutu, kalahkanlah mereka dan berikanlah kami kemenangan atas mereka," imbuh pernyataan Imam Ahmed al-Tayeb yang kini telah dihapus atas tekanan Mesir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!