Donald Trump: AS Akan Serang Iran Lagi Jika Perlu!
Selasa, 22 Juli 2025 - 13:31 WIB
"Pengayaan kami sangat berharga bagi kami," katanya. "Jelas kami tidak bisa menghentikan pengayaan uranium kami, karena itu adalah pencapaian para ilmuwan kami sendiri dan sekarang lebih dari itu, ini adalah masalah kebanggaan nasional," paparnya.
Iran bersikeras bahwa program nuklirnya untuk tujuan damai, tetapi badan pengawas nuklir PBB telah memperingatkan bahwa tingkat pengayaan uranium yang diupayakan Teheran tidak memiliki justifikasi sipil.
Dalam jumpa pers di Gedung Putih pada hari Senin, Sekretaris Pers Karoline Leavitt mengatakan bahwa pemerintah Trump tetap terbuka untuk diplomasi.
"Presiden telah sangat jelas mengenai prioritasnya untuk Iran—dia telah menghancurkan kemampuan nuklir mereka, dan saya memahami bahwa pemerintah terus terbuka untuk berunding dengan Iran jika kami menganggapnya perlu," kata Leavitt.
Iran diperkirakan akan bertemu dengan negara-negara Eropa untuk perundingan nuklir pada hari Jumat, tetapi Amerika Serikat tidak akan berpartisipasi.
Iran bersikeras bahwa program nuklirnya untuk tujuan damai, tetapi badan pengawas nuklir PBB telah memperingatkan bahwa tingkat pengayaan uranium yang diupayakan Teheran tidak memiliki justifikasi sipil.
Dalam jumpa pers di Gedung Putih pada hari Senin, Sekretaris Pers Karoline Leavitt mengatakan bahwa pemerintah Trump tetap terbuka untuk diplomasi.
"Presiden telah sangat jelas mengenai prioritasnya untuk Iran—dia telah menghancurkan kemampuan nuklir mereka, dan saya memahami bahwa pemerintah terus terbuka untuk berunding dengan Iran jika kami menganggapnya perlu," kata Leavitt.
Iran diperkirakan akan bertemu dengan negara-negara Eropa untuk perundingan nuklir pada hari Jumat, tetapi Amerika Serikat tidak akan berpartisipasi.
(mas)
Lihat Juga :