Hamas Sebut Israel Jalankan Kebijakan Kelaparan Massal di Gaza, 17.000 Anak Malnutrisi Parah
Jum'at, 18 Juli 2025 - 20:45 WIB
“Pencegahan Israel yang keras terhadap bantuan yang masuk ke Gaza telah menyebabkan kekurangan pasokan nutrisi yang parah,” ungkap Kepala UNRWA Philippe Lazzarini pada hari Selasa (15/7/2025).
Dia menggambarkan situasi anak-anak yang kelaparan sebagai "rekayasa dan buatan manusia".
Direktur komunikasi UNRWA, Juliette Touma, mengatakan kepada wartawan bahwa, "Obat-obatan, pasokan nutrisi, bahan kebersihan, bahan bakar, semuanya cepat habis."
"Tim kesehatan kami mengonfirmasi bahwa tingkat malnutrisi meningkat di Gaza, terutama sejak pengepungan diperketat lebih dari empat bulan lalu pada tanggal 2 Maret," ujar Touma.
"Seorang perawat yang kami ajak bicara mengatakan bahwa sebelumnya, ia hanya melihat kasus-kasus malnutrisi ini di buku teks dan film dokumenter," papar dia.
“Warga Palestina yang kelaparan berdatangan ke unit gawat darurat di seluruh Gaza dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya," ungkap Kementerian Kesehatan wilayah tersebut.
Dia menggambarkan situasi anak-anak yang kelaparan sebagai "rekayasa dan buatan manusia".
Direktur komunikasi UNRWA, Juliette Touma, mengatakan kepada wartawan bahwa, "Obat-obatan, pasokan nutrisi, bahan kebersihan, bahan bakar, semuanya cepat habis."
"Tim kesehatan kami mengonfirmasi bahwa tingkat malnutrisi meningkat di Gaza, terutama sejak pengepungan diperketat lebih dari empat bulan lalu pada tanggal 2 Maret," ujar Touma.
"Seorang perawat yang kami ajak bicara mengatakan bahwa sebelumnya, ia hanya melihat kasus-kasus malnutrisi ini di buku teks dan film dokumenter," papar dia.
“Warga Palestina yang kelaparan berdatangan ke unit gawat darurat di seluruh Gaza dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya," ungkap Kementerian Kesehatan wilayah tersebut.
Lihat Juga :