4 Pemimpin Negara di Asia Tenggara Terkaya, Nomor 1 Berasal dari Keluarga Konglomerat

Kamis, 17 Juli 2025 - 04:40 WIB

3. Presiden Filipina Bongbong Marcos (Rp58 Miliar)

Melansir Love Money, tidak pasti berapa kekayaan Presiden Ferdinand 'Bongbong' Marcos Jr., putra dan senama mendiang diktator Filipina, sebenarnya. Meskipun ia terpilih pada Mei 2022, pengungkapan kekayaannya yang terbaru kepada publik terjadi pada tahun 2016, yaitu sebesar 204 juta peso Filipina, atau hampir USD3,6 juta (Rp5,8 miliar).

Perkiraan lain menunjukkan kekayaannya bisa mencapai USD3,5 miliar (£2,7 miliar). Ayah Marcos memerintah negara Asia Tenggara tersebut selama 20 tahun hingga ia digulingkan pada tahun 1980-an, menjarah miliaran dolar dari kas negara untuk membiayai gaya hidup mewahnya. Pemerintah telah menghabiskan puluhan tahun untuk mencoba mendapatkan kembali uang tersebut, berhasil menyita lukisan, real estat, perhiasan, dan sepatu desainer. Namun, sebagian besar uang tersebut masih hilang.

4. PM Malaysia Anwar Ibrahim (Rp39 Miliar)

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, telah menekan pengeluaran pemerintah dan bahkan menolak menggunakan limusin Mercedes Benz yang dibeli oleh salah satu pendahulunya, yang saat ini dipenjara atas tuduhan korupsi. Selama kampanye pemilihannya, ia berjanji tidak akan mengambil gaji perdana menteri yang sekitar USD5.000 (£3,9 ribu) per bulan, dengan menekankan bahwa upah minimum Malaysia hanya USD325 (£251) per bulan.

Namun, masih banyak uang yang bisa ia gunakan di tempat lain. Anwar mendeklarasikan aset senilai USD2,4 juta (£1,9 juta) pada November 2022, dengan harapan dapat memaksa kandidat oposisi melakukan hal yang sama menjelang pemilihan. Uang tunai dan investasi menyumbang hampir USD180.000 (£139 ribu) dari aset Anwar, dengan mayoritas, USD2,2 juta (£1,7 juta), terdiri dari sebuah rumah dan tiga bidang tanah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!