Siapa Seif al-Din Muslat? Warga AS yang Dipukuli Penduduk Israel hingga Tewas di Tepi Barat

Minggu, 13 Juli 2025 - 01:55 WIB
Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi hak asasi manusia terkemuka lainnya menganggap permukiman Israel di Tepi Barat sebagai pelanggaran hukum internasional, sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk menggusur warga Palestina.

3. Pemukim Yahudi Kerap Membunuh Warga Palestina

Meskipun beberapa negara Barat seperti Prancis dan Australia telah menjatuhkan sanksi kepada pemukim yang melakukan kekerasan, serangan telah meningkat sejak pecahnya perang Israel di Gaza pada Oktober 2023.

Ketika Presiden Donald Trump menjabat awal tahun ini, pemerintahannya mencabut sanksi terhadap pemukim yang dijatuhkan oleh pendahulunya, Joe Biden.

Pasukan Israel telah menewaskan setidaknya sembilan warga negara AS sejak 2022, termasuk reporter veteran Al Jazeera, Shireen Abu Akleh.

Namun, tidak ada insiden yang mengakibatkan tuntutan pidana.

4. AS Gagal Melindungi Warganya dari Kekerasan Penduduk Yahudi

AS memberikan miliaran dolar kepada Israel setiap tahun. Para advokat menuduh pemerintahan AS berturut-turut gagal melindungi warga negara Amerika dari kekerasan Israel di Timur Tengah.

Pada hari Jumat, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) meminta Washington untuk memastikan akuntabilitas atas pembunuhan Musallet.

"Setiap pembunuhan warga negara Amerika lainnya tidak dihukum oleh pemerintah Amerika, itulah sebabnya pemerintah Israel terus-menerus membunuh warga Palestina Amerika dan, tentu saja, warga Palestina lainnya," kata Wakil Direktur CAIR, Edward Ahmed Mitchell, dalam sebuah pernyataan.

Ia kemudian menunjukkan bahwa Trump telah berulang kali berjanji untuk memprioritaskan kepentingan Amerika, sebagaimana dilambangkan oleh slogan kampanyenya "America First".

"Jika Presiden Trump bahkan tidak mengutamakan Amerika ketika Israel membunuh warga negara Amerika, maka ini benar-benar pemerintahan Israel First," kata Mitchell.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!