Lavrov Memulai Kunjungan ke Korea Utara, Perkuat Kerja Sama Rusia-Korut

Sabtu, 12 Juli 2025 - 13:15 WIB
Pada Agustus 2024, pasukan Ukraina melintasi perbatasan Rusia yang diakui secara internasional dan merebut kota Sudzha, serta puluhan desa perbatasan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menggambarkan serangan pada saat itu sebagai upaya untuk mendapatkan pengaruh dalam perundingan damai di masa mendatang.

Pasukan Ukraina terakhir diusir dari wilayah tersebut pada April 2025.

Sergey Shoigu, sekretaris Dewan Keamanan Rusia, mengatakan bulan lalu bahwa Korea Utara akan mengirimkan 1.000 pasukan pembersih ranjau dan 5.000 zeni tempur untuk membangun kembali infrastruktur di wilayah Kursk.

Baca juga: Media Israel Kritik Militer setelah Video Hamas Ungkap Upaya Penculikan Tentara Zionis
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!