Tingkatkan Serangan terhadap Pasukan Israel, Hamas Gunakan Intelijen Akurat
Jum'at, 11 Juli 2025 - 21:30 WIB
Sejak Israel mengingkari gencatan senjata pada 18 Maret, Israel telah menewaskan dan melukai ribuan warga Palestina di seluruh Jalur Gaza melalui pemboman udara berdarah yang terus-menerus.
Pada 7 Oktober 2023, setelah operasi Perlawanan Palestina di Israel selatan, militer Israel melancarkan perang genosida terhadap warga Palestina, menewaskan lebih dari 57.000 orang, melukai lebih dari 137.000 orang, dan lebih dari 14.000 orang masih hilang.
Meskipun banyak negara di dunia terus mengecam genosida Israel, hanya sedikit yang dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban Israel.
Israel saat ini sedang diselidiki atas kejahatan genosida oleh Mahkamah Internasional, sementara para penjahat perang yang dituduh—termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu—kini resmi dicari oleh Mahkamah Kriminal Internasional.
Genosida Israel sebagian besar dibela, didukung, dan dibiayai oleh Amerika Serikat dan beberapa kekuatan Barat lainnya.
Baca juga: Citra Satelit Ungkap Kemungkinan Kerusakan Pangkalan AS di Qatar yang Diserang Iran
Pada 7 Oktober 2023, setelah operasi Perlawanan Palestina di Israel selatan, militer Israel melancarkan perang genosida terhadap warga Palestina, menewaskan lebih dari 57.000 orang, melukai lebih dari 137.000 orang, dan lebih dari 14.000 orang masih hilang.
Meskipun banyak negara di dunia terus mengecam genosida Israel, hanya sedikit yang dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban Israel.
Israel saat ini sedang diselidiki atas kejahatan genosida oleh Mahkamah Internasional, sementara para penjahat perang yang dituduh—termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu—kini resmi dicari oleh Mahkamah Kriminal Internasional.
Genosida Israel sebagian besar dibela, didukung, dan dibiayai oleh Amerika Serikat dan beberapa kekuatan Barat lainnya.
Baca juga: Citra Satelit Ungkap Kemungkinan Kerusakan Pangkalan AS di Qatar yang Diserang Iran
(sya)
Lihat Juga :