Pelabuhan Terbesar di Eropa Bersiap Hadapi Potensi Perang dengan Rusia
Rabu, 09 Juli 2025 - 09:54 WIB
"Tidak semua terminal layak untuk menangani kargo militer," ujar Boudewijn Siemons, kepala eksekutif Otoritas Pelabuhan Rotterdam, kepada FT.
Dia menjelaskan, "Jika barang militer dalam jumlah besar harus dikirim, kami akan beralih ke Antwerp atau pelabuhan lain untuk mengambil alih sebagian kapasitas, dan sebaliknya. Kami semakin jarang melihat satu sama lain sebagai pesaing."
Menurut Siemons, satu atau lebih kapal akan berlabuh di dermaga selama beberapa pekan, empat atau lima kali setahun.
“Rotterdam juga akan menyelenggarakan beberapa latihan militer amfibi setiap tahun sebagai bagian dari persiapan menghadapi potensi konflik,” ujar dia.
Laporan ini muncul di tengah upaya militerisasi yang lebih luas di antara anggota NATO Eropa. Dalam wawancara dengan New York Times pada akhir pekan, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengakui keputusan blok tersebut baru-baru ini untuk meningkatkan anggaran militer menjadi 5% dari PDB adalah "jumlah yang sangat besar".
Dia menjelaskan, "Jika barang militer dalam jumlah besar harus dikirim, kami akan beralih ke Antwerp atau pelabuhan lain untuk mengambil alih sebagian kapasitas, dan sebaliknya. Kami semakin jarang melihat satu sama lain sebagai pesaing."
Menurut Siemons, satu atau lebih kapal akan berlabuh di dermaga selama beberapa pekan, empat atau lima kali setahun.
“Rotterdam juga akan menyelenggarakan beberapa latihan militer amfibi setiap tahun sebagai bagian dari persiapan menghadapi potensi konflik,” ujar dia.
Laporan ini muncul di tengah upaya militerisasi yang lebih luas di antara anggota NATO Eropa. Dalam wawancara dengan New York Times pada akhir pekan, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengakui keputusan blok tersebut baru-baru ini untuk meningkatkan anggaran militer menjadi 5% dari PDB adalah "jumlah yang sangat besar".
Lihat Juga :