Incar Houthi, Israel Serang 3 Pelabuhan dan 1 Pembangkit Listrik Yaman

Senin, 07 Juli 2025 - 09:22 WIB
"Pasukan 'rezim teroris' Houthi memasang sistem radar di kapal tersebut, dan menggunakannya untuk melacak kapal di ruang maritim internasional, untuk mendukung aktivitas 'rezim teroris' Houthi," kata IDF.

Para warga mengatakan kepada Reuters bahwa serangan Israel di kota pelabuhan Hodeidah melumpuhkan pembangkit listrik utama, membuat kota itu gelap gulita.

Belum ada laporan langsung tentang korban jiwa dalam serangan Israel kali ini. Stasiun televisi Al-Masirah yang dikelola Houthi melaporkan bahwa Israel melancarkan serangkaian serangan di Hodeidah, tak lama setelah militer Israel mengeluarkan peringatan evakuasi terhadap orang-orang di tiga pelabuhan Yaman.

Serangan besar-besaran Israel terhadap Yaman dengan nama sandi Operasi Bendera Hitam terjadi setelah sedikitnya tiga rudal balistik Houthi diluncurkan ke Israel selama sepekan terakhir setelah gencatan senjata Iran-Israel.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa Israel memandang Houthi sebagai bagian dari jaringan pasukan yang didukung Iran yang lebih luas di wilayah tersebut.

"Seperti yang saya peringatkan, Yaman akan diperlakukan seperti Teheran," kata Katz dalam sebuah pernyataan di X.

"Siapa pun yang mencoba menyakiti Israel akan disakiti, dan siapa pun yang melawan Israel akan diputus. Houthi akan terus membayar harga yang mahal atas tindakan mereka," imbuh dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!