China Tak Suka kalau Rusia Kalah dalam Perang Ukraina, Ini Penyebabnya

Sabtu, 05 Juli 2025 - 18:40 WIB
"Posisi China terhadap krisis Ukraina bersifat objektif dan konsisten, yaitu negosiasi, gencatan senjata, dan perdamaian. Krisis Ukraina yang berkepanjangan tidak menguntungkan siapa pun."

Baca Juga: 21 Bulan Invasi Israel ke Gaza, Warga Palestina: Ini Bukan Kehidupan

Ia menambahkan bahwa China menginginkan penyelesaian politik secepat mungkin: "Bersama dengan komunitas internasional dan berdasarkan keinginan pihak-pihak terkait, kami akan terus memainkan peran konstruktif untuk mencapai tujuan ini."

Pernyataan publik China tentang perang Ukraina menutupi gambaran yang lebih kompleks.

Hanya beberapa minggu sebelum Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina, pemimpin Tiongkok Xi Jinping mendeklarasikan kemitraan "tanpa batas" dengan Moskow dan sejak itu hubungan politik dan ekonomi semakin kuat.

China telah mengajukan diri sebagai calon pembawa perdamaian, tetapi seperti yang dilaporkan CNN sebelumnya, taruhannya tinggi bagi Beijing, paling tidak berpotensi kehilangan mitra utama di Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!