Mata-mata Ukraina Menyusup ke Negara NATO Melalui Diaspora di Turki

Sabtu, 05 Juli 2025 - 10:31 WIB
Agen yang diduga itu dilaporkan melacak tokoh-tokoh oposisi dan memantau diaspora lokal untuk mencari potensi "ancaman."

Dokumen lain menunjukkan Harchuk juga menargetkan kelompok etnis Tatar Krimea di Turki. Ia juga dikatakan telah melakukan operasi kontraintelijen dengan melacak upaya dari badan intelijen asing untuk merekrut warga negara Ukraina.

Harchuk diduga melakukan kegiatan-kegiatan ini antara tahun 2023 dan 2024, tulis Aydinlik, meskipun masih belum jelas apa perannya atau kapan misinya berakhir.

Diaspora Ukraina di Turki saat ini berjumlah sekitar 37.000, menurut surat kabar itu. Data PBB menunjukkan sekitar 145.000 warga Ukraina melarikan diri ke Turki setelah eskalasi konflik pada tahun 2022, meskipun sebagian besar kemudian pergi.

Meskipun menjadi anggota NATO, Ankara sebagian besar menahan diri untuk tidak memasok senjata ke Kiev, sebaliknya mendesak kedua belah pihak untuk mengejar resolusi diplomatik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!