Trump Ancam Hamas dengan Sesuatu yang Lebih Buruk, Menteri Israel Ingin Terus Perang

Rabu, 02 Juli 2025 - 12:46 WIB
Pada akhir Mei, Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang didukung AS mulai mengoperasikan koridor bantuan setelah blokade Israel selama tiga bulan.

Namun, lebih dari 500 warga Palestina dilaporkan tewas ditembak mati tentara Israel di dekat titik distribusi bantuan sejak saat itu, menurut data PBB dan otoritas kesehatan setempat.

Militer Israel baru-baru ini mengintensifkan serangannya setelah laporan sekitar 20 sandera masih hidup dalam tahanan Hamas.

Israel telah mengklaim serangkaian pembunuhan tingkat tinggi dalam beberapa pekan terakhir, termasuk pembunuhan komandan militer Hamas Hakham Muhammad Issa Al-Issa dan pemimpin politik Muhammad Sinwar.

Hamas membantah telah menempatkan infrastruktur militernya di wilayah sipil dan mengutuk pembunuhan warga sipil dalam serangan tersebut.

Baca juga: Iran Akui Kerusakan Serius Terjadi di Situs Nuklir akibat Serangan AS dan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!