Khamenei: Trump Membesar-besarkan Serangan AS ke Iran untuk Tutupi Kegagalan
Senin, 30 Juni 2025 - 06:22 WIB
Amerika telah membombardir tiga situs nuklir Iran, yakni situs Fordow, Natanz, dan Isfahan pada Minggu (22/6/2025) dini hari WIB. Serangan itu sebagai intervensi AS atas perang Iran dan Israel dengan maksud membantu rezim Zionis.
The Washington Post melaporkan pada hari Minggu mengungkap bahwa komunikasi para pejabat tinggi Iran yang disadap Amerika meremehkan tingkat kerusakan yang disebabkan oleh serangan AS terhadap program nuklir Iran.
Laporan itu mengutip empat orang yang mengetahui informasi rahasia yang beredar di dalam pemerintahan AS.
Seorang sumber, yang menolak disebutkan namanya, mengonfirmasi laporan itu kepada Reuters tetapi mengatakan ada pertanyaan serius tentang apakah pejabat Iran itu jujur, dan menggambarkan penyadapan itu sebagai indikator yang tidak dapat diandalkan.
Laporan The Washington Post merupakan laporan terbaru yang memunculkan pertanyaan tentang seberapa parah kerusakan program nuklir Iran. Sebuah penilaian awal yang bocor dari Badan Intelijen Pertahanan (DIA) memperingatkan bahwa serangan itu mungkin hanya akan membuat program nuklir Iran mundur beberapa bulan.
The Washington Post melaporkan pada hari Minggu mengungkap bahwa komunikasi para pejabat tinggi Iran yang disadap Amerika meremehkan tingkat kerusakan yang disebabkan oleh serangan AS terhadap program nuklir Iran.
Laporan itu mengutip empat orang yang mengetahui informasi rahasia yang beredar di dalam pemerintahan AS.
Seorang sumber, yang menolak disebutkan namanya, mengonfirmasi laporan itu kepada Reuters tetapi mengatakan ada pertanyaan serius tentang apakah pejabat Iran itu jujur, dan menggambarkan penyadapan itu sebagai indikator yang tidak dapat diandalkan.
Laporan The Washington Post merupakan laporan terbaru yang memunculkan pertanyaan tentang seberapa parah kerusakan program nuklir Iran. Sebuah penilaian awal yang bocor dari Badan Intelijen Pertahanan (DIA) memperingatkan bahwa serangan itu mungkin hanya akan membuat program nuklir Iran mundur beberapa bulan.
Lihat Juga :