Mengapa Trump Ingin Mencabut Status Kewarganegaraan Politikus Muslim AS?
Senin, 30 Juni 2025 - 04:55 WIB
Jika terpilih, ia akan menjadi wali kota Muslim pertama di New York City. Namun, Partai Republik menuduh bahwa ia tidak cukup Amerika, karena ia baru menjadi warga negara kurang dari 10 tahun.
"Akhirnya terjadi, Partai Demokrat telah melewati batas. Zohran Mamdani, seorang Komunis Gila 100%, baru saja memenangkan Pemilu Pendahuluan Partai Demokrat, dan sedang dalam perjalanan untuk menjadi Wali Kota," tulis Trump di Truth Social.
"Kita pernah memiliki Kaum Kiri Radikal sebelumnya, tetapi ini menjadi sedikit konyol," tulis Trump. "Ia tampak BURUK, suaranya melengking, ia tidak terlalu pintar, ia didukung oleh AOC (Alexandria Ocasio-Cortez)+3, SEMUANYA orang bodoh, dan bahkan Senator Palestina kita yang Hebat, Chuck Schumer yang Menangis, sedang merendahkan diri kepadanya. Ya, ini adalah momen besar dalam Sejarah Negara kita!" tambahnya.
Baca Juga: AS Serang Iran, Siapa yang Menang?
"Seluruh partai Demokrat mendukung sosialis garis keras yang ingin mengakhiri semua penegakan hukum imigrasi dan menghapus sistem penjara sepenuhnya," tambahnya.
"Akhirnya terjadi, Partai Demokrat telah melewati batas. Zohran Mamdani, seorang Komunis Gila 100%, baru saja memenangkan Pemilu Pendahuluan Partai Demokrat, dan sedang dalam perjalanan untuk menjadi Wali Kota," tulis Trump di Truth Social.
"Kita pernah memiliki Kaum Kiri Radikal sebelumnya, tetapi ini menjadi sedikit konyol," tulis Trump. "Ia tampak BURUK, suaranya melengking, ia tidak terlalu pintar, ia didukung oleh AOC (Alexandria Ocasio-Cortez)+3, SEMUANYA orang bodoh, dan bahkan Senator Palestina kita yang Hebat, Chuck Schumer yang Menangis, sedang merendahkan diri kepadanya. Ya, ini adalah momen besar dalam Sejarah Negara kita!" tambahnya.
Baca Juga: AS Serang Iran, Siapa yang Menang?
2. Simbol Migran yang Sukses di AS
Setelah kemenangan Mamdani, wakil kepala staf Gedung Putih Stephen Miller, seorang yang sangat gigih dalam isu imigrasi, mengatakan bahwa kemenangan itu adalah "peringatan paling jelas tentang apa yang terjadi pada masyarakat ketika gagal mengendalikan migrasi.""Seluruh partai Demokrat mendukung sosialis garis keras yang ingin mengakhiri semua penegakan hukum imigrasi dan menghapus sistem penjara sepenuhnya," tambahnya.
Lihat Juga :