Mengapa Trump Ingin Mencabut Status Kewarganegaraan Politikus Muslim AS?
Senin, 30 Juni 2025 - 04:55 WIB
Zohran Mamdani menjadi ancaman bagi Donald Trump. Foto/X/@ZohranKMamdani
WASHINGTON - Partai Republik menyerukan deportasi kandidat wali kota New York City Zohran Mamdani, yang sendiri telah bersumpah untuk mengusir 'fasis' Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai AS (ICE) dari kota tersebut.
Kepala Perbatasan Presiden AS Donald Trump , Tom Homan, menanggapi dengan mengatakan, "Semoga berhasil, hukum federal mengalahkannya setiap hari, setiap jam, setiap menit," kata Homan, melansir NDTV.
"Kami akan berada di New York City, faktanya, karena ini adalah kota perlindungan dan Presiden Trump menjelaskannya satu setengah minggu yang lalu - kami akan menggandakan dan melipatgandakan kota perlindungan."
"Ini permainan dimulai," kata Homan kepada Fox News, sehari setelah Mamdani mengumumkan kemenangan atas mantan gubernur Andrew Cuomo dalam pemilihan pendahuluan wali kota dari Partai Demokrat.
Kepala Perbatasan Presiden AS Donald Trump , Tom Homan, menanggapi dengan mengatakan, "Semoga berhasil, hukum federal mengalahkannya setiap hari, setiap jam, setiap menit," kata Homan, melansir NDTV.
"Kami akan berada di New York City, faktanya, karena ini adalah kota perlindungan dan Presiden Trump menjelaskannya satu setengah minggu yang lalu - kami akan menggandakan dan melipatgandakan kota perlindungan."
"Ini permainan dimulai," kata Homan kepada Fox News, sehari setelah Mamdani mengumumkan kemenangan atas mantan gubernur Andrew Cuomo dalam pemilihan pendahuluan wali kota dari Partai Demokrat.
Mengapa Trump Ingin Mencabut Status Kewarganegaraan Politikus Muslim AS?
1. Calon Wali Kota Muslim New York
Kandidat asal India, Mamdani, dan seorang sosialis Demokrat muncul dengan keunggulan yang meyakinkan dalam pemilihan pendahuluan wali kota dari Partai Demokrat, atas mantan Gubernur New York, Andrew Cuomo, yang menyerah pada Selasa malam.Lihat Juga :