Jepang Gantung 'Twitter Killer' Si Pembunuh Berantai yang Habisi 9 Orang
Jum'at, 27 Juni 2025 - 14:10 WIB
Dia dijuluki "Twitter Killer" karena menghubungi para korban melalui platform media sosial tersebut—yang kini bernama X.
Menteri Kehakiman Keisuke Suzuki, yang mengizinkan hukuman gantung Shiraishi, mengatakan bahwa dia membuat keputusan tersebut setelah pemeriksaan yang cermat, dengan mempertimbangkan motif "sangat egois" terpidana atas kejahatan yang "menyebabkan guncangan dan keresahan besar bagi masyarakat."
Hal ini menyusul eksekusi pada bulan Juli 2022 terhadap seorang pria yang melakukan penusukan di distrik perbelanjaan Akihabara, Tokyo, pada tahun 2008.
Ini juga merupakan pertama kalinya hukuman mati dilaksanakan sejak pemerintahan Perdana Menteri Shigeru Ishiba dilantik Oktober lalu.
Pada bulan September tahun lalu, pengadilan Jepang membebaskan Iwao Hakamada, yang telah menghabiskan waktu terlama di dunia dalam vonis mati setelah dinyatakan bersalah atas kejahatan yang dilakukan hampir 60 tahun lalu.
Menteri Kehakiman Keisuke Suzuki, yang mengizinkan hukuman gantung Shiraishi, mengatakan bahwa dia membuat keputusan tersebut setelah pemeriksaan yang cermat, dengan mempertimbangkan motif "sangat egois" terpidana atas kejahatan yang "menyebabkan guncangan dan keresahan besar bagi masyarakat."
Hal ini menyusul eksekusi pada bulan Juli 2022 terhadap seorang pria yang melakukan penusukan di distrik perbelanjaan Akihabara, Tokyo, pada tahun 2008.
Ini juga merupakan pertama kalinya hukuman mati dilaksanakan sejak pemerintahan Perdana Menteri Shigeru Ishiba dilantik Oktober lalu.
Pada bulan September tahun lalu, pengadilan Jepang membebaskan Iwao Hakamada, yang telah menghabiskan waktu terlama di dunia dalam vonis mati setelah dinyatakan bersalah atas kejahatan yang dilakukan hampir 60 tahun lalu.
Lihat Juga :