4 Persamaan Sunni dan Syiah Menurut Ayatollah Khamenei

Selasa, 24 Juni 2025 - 15:20 WIB
"Kita semua percaya pada Islam, Nabi Suci (s.w.a.), dan Kakbah. Kita semua salat, pergi haji, dan percaya pada jihad dan Syariah. Hal-hal yang kita tidak setujui jauh lebih sedikit daripada yang kita setujui. Musuh-musuh Islam berusaha memicu perpecahan di antara Muslim Syiah dan Sunni, tidak hanya di Iran, tetapi juga di seluruh dunia Islam," jelas Khamenei.

Baca Juga: Dari Vietnam ke Iran, 7 Intervensi AS untuk Kudeta Rezim, Mayoritas Penuh Darah

2. Amirul Mukminin

Khamenei mengungkapkan, Anda tidak boleh menganggap Amirul Mukminin (a.s.) sebagai penyebab perselisihan di antara Muslim Sunni dan Syiah - atau di antara berbagai sekte Islam.

:Saudara-saudari kita dari seluruh negeri harus percaya pada kenyataan bahwa Amirul Mukminin (a.s.) adalah poros persatuan di antara semua Muslim. Semua Muslim menghormatinya - baik mereka Sunni maupun Syiah," ungkapnya.

Beberapa syair terkenal tentang Amirul Mukminin (a.s.) dikarang oleh Al-Syafi'i. Al-Syafi'i memuji Imam Ali (a.s.) dalam syair-syairnya. Tentu saja, hal ini tidak terbatas pada Imam Ali (a.s.) saja. Para Imam Sunni menghormati semua Imam. Kedudukan tinggi para tokoh terkemuka ini sudah kita ketahui, yaitu Muslim Syiah.

3. Alquran

Khamenei mengungkapkan, rencana musuh ditujukan untuk memicu perpecahan di antara Muslim Sunni dan Syiah. Musuh mungkin mengikuti rencana yang tidak Anda ketahui. Oleh karena itu, Anda harus menyadari rencana musuh dan mengenali musuh Anda setiap saat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!