Pertama Kali Ditembakkan Iran, Rudal Haj Qassem Sukses Bobol Iron Dome Israel

Senin, 16 Juni 2025 - 09:39 WIB
Trump menyebut Soleimani sebagai "teroris nomor satu" dan membenarkan tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya tersebut dengan menyatakan bahwa sang jenderal "merencanakan serangan yang akan segera terjadi dan jahat terhadap diplomat dan personel militer Amerika."

"Atas arahan Presiden, militer AS telah mengambil tindakan defensif yang tegas untuk melindungi personel AS di luar negeri dengan membunuh Qassem Soleimani, kepala Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran—, Organisasi Teroris Asing yang ditetapkan AS," kata Pentagon dalam sebuah pernyataan saat itu.

Iran menyebut pembunuhan Jenderal Soleimani sebagai tindakan perang dan melepaskan serangkaian rudal ke pangkalan AS di Irak saat itu.

Menurut laporan The Telegraph, hampir 10 persen dari ratusan rudal yang ditembakkan Iran berhasil lolos dari jaringan pertahanan udara berlapis Israel.

Militer Israel, dengan dalih agar tidak memberikan informasi apa pun yang dapat membantu Teheran dalam serangan di masa mendatang, tidak memberikan komentar resmi tentang jumlah rudal Iran yang berhasil lolos dari pencegatan sistem pertahanan udara Zionis.

Namun, serangan udara Iran menunjukkan kesulitan yang bahkan dialami salah satu sistem pertahanan udara terbaik di dunia dalam hal rudal balistik.

Rudal balistik dapat terbang dengan kecepatan hipersonik di atas Mach-5, yang berarti sangat sedikit baterai sistem permukaan-ke-udara yang mampu mencegatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!