Hamas Puji Iran, Teheran Sudah Menghitung dan Memiliki Kesiapan Tingkat Tinggi

Minggu, 15 Juni 2025 - 21:11 WIB
Kemudian, ketua partai Hadash-Ta'al Ayman Odeh mengecam pemerintah karena tidak menyediakan cukup tempat penampungan umum, terutama untuk kota-kota Arab, menyusul serangan rudal mematikan Iran di kota Tamra, Israel utara, yang menewaskan empat penduduk.

"Tamra bukanlah desa. Ini adalah kota dengan 37.000 penduduk. Kota tanpa tempat penampungan umum. Harga mahal dari pengabaian, serta perang, kini terungkap di depan mata kita," tulis Odeh di X setelah mengunjungi lokasi tragedi tersebut.

Selama serangan Iran Sabtu malam, sebuah rudal menghantam rumah dua lantai di Tamra, menewaskan empat wanita dan melukai sekitar 10 orang. Para wanita itu bernama Manar Khatib dan kedua putrinya, Hala, 20 tahun, dan Shada, 13 tahun, serta seorang kerabat lainnya, yang juga bernama Manar Khatib.

“Dan itu tidak hanya terjadi di Tamra: sekitar 60% pemerintah daerah di Israel sama sekali tidak memiliki tempat penampungan umum. Ancaman yang kini membayangi kita semua, ancaman kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya, tidak membedakan antara darah dan darah. Namun, negara, sayangnya, masih membedakan antara darah dan darah,” lanjutnya, dengan menyatakan bahwa “hatinya tertuju kepada semua penduduk negara ini, baik Yahudi maupun Palestina.”

“Tidak untuk perang dengan Iran, cukuplah perang pemusnahan di Gaza. Perjanjian menyelamatkan nyawa. Para diktator berpikir perang menyelamatkan mereka,” tegasnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!