Kerusuhan Los Angeles, Trump Mencap Demonstran Binatang karena Bakar Bendera AS
Kamis, 12 Juni 2025 - 12:35 WIB
Protes itu dimulai sejak Jumat pekan lalu di pusat kota Los Angeles setelah otoritas imigrasi federal menangkap lebih dari 40 orang di seluruh kota. Bentrokan pecah antara pengunjuk rasa dan pihak berwenang pada hari Sabtu. Para petugas penegak hukum melepaskan gas air mata, bahan peledak flash-bang dan bola merica, sementara para pengunjuk rasa melemparkan batu ke mobil Patroli Perbatasan.
Keputusan Trump menandai pertama kalinya dalam 60 tahun seorang presiden mengaktifkan Garda Nasional ke suatu negara bagian tanpa permintaan dari gubernurnya.
Gubernur California Gavin Newsom mengatakan dia mengajukan mosi darurat untuk memblokir pengerahan pasukan Garda Nasional oleh Trump, dengan menyebutnya "ilegal."
"Trump mengarahkan militer AS terhadap warga negara Amerika. Pengadilan harus segera memblokir tindakan ilegal ini," tulisnya di X.
Newsom menggambarkan pengerahan pasukan Garda Nasional sebagai tindakan keterlaluan yang memicu ketakutan dan teror di antara penduduk.
Sementara itu, Gedung Putih mengatakan Presiden tidak akan mengizinkan "aturan massa" setelah protes terhadap kebijakan imigrasinya menyebar ke berbagai wilayah meskipun ada tindakan keras yang didukung militer di Los Angeles.
Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt juga menyerang Gubernur California Gavin Newsom dan Wali Kota Los Angeles Karen Bass, dengan mengeklaim mereka telah “menyulut api” bentrokan.
"Presiden Trump tidak akan pernah membiarkan kekuasaan massa berkuasa di Amerika," kata Leavitt dalam briefing di Gedung Putih, didukung oleh layar televisi yang memperlihatkan gambar kendaraan yang terbakar dan perusuh bertopeng.
Keputusan Trump menandai pertama kalinya dalam 60 tahun seorang presiden mengaktifkan Garda Nasional ke suatu negara bagian tanpa permintaan dari gubernurnya.
Gubernur California Gavin Newsom mengatakan dia mengajukan mosi darurat untuk memblokir pengerahan pasukan Garda Nasional oleh Trump, dengan menyebutnya "ilegal."
"Trump mengarahkan militer AS terhadap warga negara Amerika. Pengadilan harus segera memblokir tindakan ilegal ini," tulisnya di X.
Newsom menggambarkan pengerahan pasukan Garda Nasional sebagai tindakan keterlaluan yang memicu ketakutan dan teror di antara penduduk.
Sementara itu, Gedung Putih mengatakan Presiden tidak akan mengizinkan "aturan massa" setelah protes terhadap kebijakan imigrasinya menyebar ke berbagai wilayah meskipun ada tindakan keras yang didukung militer di Los Angeles.
Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt juga menyerang Gubernur California Gavin Newsom dan Wali Kota Los Angeles Karen Bass, dengan mengeklaim mereka telah “menyulut api” bentrokan.
"Presiden Trump tidak akan pernah membiarkan kekuasaan massa berkuasa di Amerika," kata Leavitt dalam briefing di Gedung Putih, didukung oleh layar televisi yang memperlihatkan gambar kendaraan yang terbakar dan perusuh bertopeng.
Lihat Juga :